• Kamis, 1 Desember 2022

Muslim Banyak Mengidolakan KPop, Begini Menurut Buya Yahya

- Jumat, 27 Mei 2022 | 16:26 WIB
Muslim Banyak Mengidolakan KPop, Begini Menurut Buya Yahya. (Tangkap layar YouTube/Al Bahjah Tv)
Muslim Banyak Mengidolakan KPop, Begini Menurut Buya Yahya. (Tangkap layar YouTube/Al Bahjah Tv)



TIPOLOGI.COM 
- Setelah masuk ke Indonesia, banyak muslim yang mengidolakan KPop.

Ditengah maraknya KPop di Indonesia, muncul banyak perdebatan tentang boleh tidaknya seorang muslim mengidolakan KPop.

Berikut ini adalah penjelasan Buya Yahya mengenai muslim yang mengidolakan KPop.

Baca Juga: Ulama Madura Sebut Singapura Islamofobia Karena Tolak UAS: Sangat Tidak Adil

Seperti dikutip dari PikiranRakyat.com berjudul "Bolehkah Muslim Mengidolakan Idol K-Pop? Berikut Penjelasan Buya Yahya" pada Jumat, 27 Mei 2022.

Tokoh agama, Buya Yahya sempat ditanya terkait hukumnya seorang muslim mengidolakan idol K-Pop.

Buya Yahya pun tidak menjawab secara terang-terangan, namun ia mengungkapkan bahwa muslim memiliki rambu-rambu untuk mengidolakan seseorang.

Baca Juga: Ancam Istri Pakai Kata Berpisah Apakah Jatuh Talak? Begini Penjelasan Buya Yahya

Menurut Buya Yahya, apabila budaya yang 'dinikmati' bertentangan dengan budaya seorang muslim maka lebih baik ditinggalkan, namun jika tidak bertentangan maka boleh-boleh saja.

"Sudah kasih rambu-rambu, datangnya dari mana pun, selagi itu bertentangan dengan budaya atau bukan dari budayanya orang beriman akan mengangkat syiar orang tidak beriman, dari ini saja hendaknya ini kita hindari," kata Buya Yahya.

Dia mengatakan bahwa yang dimaksudkannya bukan hanya persoalan K-Pop melainkan hal-hal lainnya yang bertentangan dengan budaya muslim.

Baca Juga: Rezeki Tak Cukupi Kebutuhan Hidup, Kata Buya Yahya: Gunakan Resep Hidup Ala Rasulullah

"Saya tidak bicara tadi K-Pop, Korean Pop, dan sebagainya, banyak yang lainnya budaya-budaya selain Korea banyak, dari orang-orang yang tidak beriman banyak," katanya.

"Tapi mungkin saat ini yang lagi nge-booming, ngetren, atau lagi nyebar, yaitu K-Pop. Sebetulnya yang lain juga banyak, maka orang beriman itu tidak melihat, kita tidak mengomentari tentang K-Pop itu (saja)," ucapnya menambahkan.

Menurutnya, persoalan mengidolakan seseorang, tontotan, atau suatu budaya bukan lagi persoalan halal atau tidak halal.

Baca Juga: Berzina Bisa Hapus Amal 70 Tahun? Kata Buya Yahya: Jangan Takuti Orang Yang Mau Bertaubat

"Bukan itu saja, lebih dari itu, syiar siapa? Harus gitu dong ini kan punya iman. Anggap saja di tontonan K-Pop tadi tidak ada pelanggaran syariat, (tapi) ini syiar apa kira-kira?" katanya.

Apabila hanya demi kesenangan semata, maka menurutnya kenikmatan itu bisa dicari dari budaya muslim lainnya.

"Itu kan ada urusannya dengan iman, kalau urusan kesenangan dari Allah, orang bisa senang hanya dengan main kelereng kan, orang bisa senang dengan petak umpet, orang bisa senang dengan apa, maka kesenangan pun kita bisa memiliki, kesenangan yang tidak bertentangan dengan syariat," katanya.

Baca Juga: Hikmah Series Layangan Putus! Cambuk 100 Kali, kata UAS: Itu Azab yang Diterima Pelakor Dalam Islam

Buya Yahya menilai, kesenangan juga harus dihubungkan dengan maksud syiar yang bermanfaat bagi kita sebagai orang muslim.

"Kenapa kesenangan kita harus dihubungkan dengan syiar yang ndak ada hubungannya dengan grup orang yang beriman, ayo, ini perlu," ucapnya.

Buya Yahya menekankan persoalan yang ia komentari bukan hanya terkait K-Pop melainkan hal-hal lainnya.

Halaman:

Editor: Yes Tina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X