• Senin, 8 Agustus 2022

Refleksi Hari Tani Nasional 2021, Perjuangan Pembebasan Penderitaan Petani dan Dibatalkannya KMB di Tahun 1956

- Rabu, 22 September 2021 | 23:33 WIB
Ilustrasi Petani (Pixabay/sasint)
Ilustrasi Petani (Pixabay/sasint)

TIPOLOGI.COM - Hari Tani Nasional merupakan sejarah untuk mengenang bagaimana perjuangan kaum petani hingga pembebasan mereka dari penderitaan.

Dari sejarah itu, ditetapkanlah Hari Tani pada tanggal 24 September dalam Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) Pada tahun 1960.

Kemudian hari tersebut menjadi tonggak sejarah bangsa dalam memandang arti penting petani dan hak kepemilikan atas tanah, serta keberlanjutan masa depan agraria di Indonesia.

Baca Juga: 1 Tahun Hilang, Incubator Spirited Overseers FF Kembali di Free Fire, Ini Tanggal Rilisnya

Sejarah Hari Tani Nasional (HTN)

1. Awal Perjuangan

Terlepasnya Indonesia dari tangan kolonial Belanda membuat pemerintah Indonesia berusaha untuk merumuskan UU Agraria baru untuk mengganti UU Agraria bekas kolonial.

Di tahun 1948, Yogyakarta waktu itu adalah ibu kota Republik Indonesia. Para panitia penyelenggara pun membentu panitia agraria Yogya, namun usaha itu gagal akibat gejolak politik yang terjadi.

Usai menggelar Konferensi Meja Bundar (KMB) pada 27 Desember 1949 silam. Atas persetujuan antara pemerintah RI dan Belanda, kedaulatan politik negara Indonesia telah diakui dan ibukota RI juga dikembalikan ke Jakarta.

Halaman:

Editor: Abdul Rosid

Sumber: Petani digital

Tags

Terkini

X