• Minggu, 27 November 2022

Keadaan Usai Pertandingan BRI Liga 1 Arema FC vs Persebaya Surabaya, Gas Air Mata Picu Kerusuhan Makin Runyam?

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:20 WIB
Keadaan Usai Pertandingan BRI Liga 1 Arema FC vs Persebaya Surabaya, Gas Air Mata Picu Kerusuhan Makin Runyam. (Twitter.com/@chef_life24)
Keadaan Usai Pertandingan BRI Liga 1 Arema FC vs Persebaya Surabaya, Gas Air Mata Picu Kerusuhan Makin Runyam. (Twitter.com/@chef_life24)

TIPOLOGI.COM - Kejadian kerusuhan pada pertandingan BRI Liga 1 Arema FC vs Persebaya Surabaya menjadi masa kelam sepakbola di Indonesia.

Sampai saat ini ada 153 korban meninggal dunia usai kerusuhan saat BRI Liga 1 pertandingan Arema FC vs Persebaya Surayaba.

Komunitas Peduli Malang menuturkan bagaimana kondisi setelah pertandingan BRI Liga 1 Arema FC dan Persebaya Surabaya selesai.

Baca Juga: Update BRI Liga 1 Arema FC vs Persebaya Surabaya: Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 153 Orang

"Stadion dalam kondisi padat berdesakan, sedangkan stadion Kanjuruhan itu ada tribun berdiri," ucap Komunitas Peduli Malang.

Komunitas Peduli Malang juga jelaskan bahwa ada tembakan gas air mata yang membuat penonton berhamburan keluar hingga terinjak-injak.

"Jadi karena ada tembakan gas air mata yang mengarah ke penonton membuat penonton berhamburan keluar dan berdesak-desakan hingga terjatuh dan terinjak yang membuat banyak korban berjatuhan," tuturnya menambahkan.

Baca Juga: Kronologi Kericuhan Pertandingan BRI Liga 1 Arema FC vs Persebaya, Suporter Berhamburan dan 127 Orang Tewas

Jelasnya, tembakan gas air mata yang dilakukan aparat membuat situasi kerusuhan di dalam studion semakin runyam.

Halaman:

Editor: Yes Tina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X