• Kamis, 6 Oktober 2022

Tes Keperawanan Menjadi Sorotan Media Asing, Nihayatul Fadiroh Minta Dihapus

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 19:08 WIB
ilsutrasi (orami.com)
ilsutrasi (orami.com)

TIPOLOGI.COM – Tes keperawanan , masih menjadi bagian yang tak terpisahkan dari salah satu syarat yang harus dipenuhi saat mendaftarkan diri menjadi calon TNI dan Polisi di Indonesia. Hal ini dianggap sebagai salah satu test moralitas yang harus dilakukan.

Adapun test ini dilakukan dengan pemeriksaan selaput dara perempuan yang direkrut untuk mencoba menentukan keperawanan mereka, dilakukan secara sistematis.

Human Right Watch (HRW) beranggapan bahwa test ini dilakukan dengan kasar dan tidak pantas, setelah mereka melakukan sebuah penyelidikan dan penelitian pada tahun 2014-2017.

Baca Juga: Gara-Gara Kasus Ini, Lucas dan Hendry Batal Rilis Single Terbarunya ‘Japaleno’

Baca Juga: Kasus Plagiarisme Poster Band Amerika Pada Teaser Album Sticker, Tim Design Grafis NCT 127 Minta Maaf

World Health Organization (WHO) juga menganggap bahwa test semacam ini tidak memiliki validitas imliah , karena selaput dara bukanlah sesuatu yang dapat dijadikan indikator seksualitas seseorang.

Salah seorang anggota Polwan yang disamarkan namanya menjadi Uci, mengatakan bahwa tes keperawanan bukanlah sesuatu yang adil bagi perempuan.

Baca Juga: Inilah Ketentuan Perempuan Yang Haram Dinikahi, Begini Perspektif Fiqih Islam

Baca Juga: Waduh, Vaksinasi Booster Mulai Tahun Depan Bayar, Segini Harganya?

Halaman:

Editor: Abdul Rosid

Sumber: KKB dan KKSB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Harga Terbaru Pertamax Usai Naik di Seluruh Daerah

Minggu, 4 September 2022 | 12:27 WIB
X