• Kamis, 6 Oktober 2022

Media Rusia Beberkan Ada Lab Biologis Rahasia di Jakarta: Sangat Tertutup

- Minggu, 29 Mei 2022 | 18:30 WIB
Ilustrasi lab biologis. (PIXABAY/Bokskapet)
Ilustrasi lab biologis. (PIXABAY/Bokskapet)

Negara itu meminta laboratorium untuk berbagi sampel dengan Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC), yang juga berafiliasi dengan WHO, secara khusus meminta agar AS tidak mentransfer materi tersebut kepada orang lain.

Meski demikian, menurut beberapa publikasi, CDC memberikannya ke database urutan di Laboratorium Nasional Los Alamos AS, yang awalnya didirikan untuk merancang senjata nuklir.

Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 31, Lengkap Agar Lulus Seleksi

"Fakta ini membuat marah orang-orang Indonesia, memicu kekhawatiran bahwa spesimen itu digunakan untuk keperluan militer Pentagon dan menambahkan lebih banyak bahan bakar ke dalam api," tutur Sputnik News.

Menurut seorang pria yang meminta untuk dirujuk dengan nama samaran "Henry", kampanye Siti Fadilah Supari melawan fasilitas militer AS itu menjadi berita utama nasional, dan begitu juga peristiwa lain yang terkait dengannya.

Henry mengatakan bahwa sekitar waktu ketika menteri Siti Fadilah Supari mulai menekan NAMRU-2, bangunannya hampir terbakar.

Baca Juga: Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz Terus Dilakukan, Tim SAR Gunakan 2 Metode

Sementara api dengan cepat padam, penyebabnya masih belum diketahui hingga hari ini.

Rupanya NAMRU sangat penting bagi Washington.

Menurut beberapa dari sekitar 3.000 kabel diplomatik AS yang diterbitkan oleh situs web WikiLeaks Julian Assange pada tahun 2010, Kedutaan Besar AS di Jakarta mengirimkan ratusan pembaruan ke ibu kota AS tentang status hukum NAMRU, dan kegiatan pemerintah Indonesia terkait dengan operasi laboratorium tersebut.

Halaman:

Editor: Ba Tanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Harga Terbaru Pertamax Usai Naik di Seluruh Daerah

Minggu, 4 September 2022 | 12:27 WIB
X