• Jumat, 20 Mei 2022

Santri yang Diduga Dianiaya Oknum Pengurus Ponpes Kun Karima di Pandeglang Sempat Dilarikan ke IGD

- Kamis, 25 November 2021 | 08:21 WIB
Ilustrasi penganiayaan santri di Pandeglang (Ilustrasi/Pixabay)
Ilustrasi penganiayaan santri di Pandeglang (Ilustrasi/Pixabay)

"Selepas shalat magrib, RN beserta satu orang temannya keluar dari lingkungan Pondok Pesantren Kun Karima untuk membeli uduk sampai tidak ikut berjamaah shalat Isya," kata Tya.

Pada pukul 10 malam selepas kegiatan muhadoroh, semua teman yang satu kamar disuruh tidur, kecuali korban beserta temanya bernama Azis.

Baca Juga: Viral! Beredar Video Mesum Pasangan Anak Muda di Kota Serang

"Pas saat itu, korban diberikan hukuman dengan di push up sebanyak 150 kali, sambil menjalani hukuman push up kepada korban di tendang hingga mengenai mata," jelas Tya.

RN korban dugaan penganiayaan oleh oknum Pengurus pondok pesantren Kun Karima Pandeglang (Kloase/Tipologi.com)

Tak hanya itu, korban pun diinjak dibagian perut. Tak puas, dua oknum Pengurus Pondok Pesantren yang kebetulan pengurus kamar juga menutupi muka dan badan korban.

Sambil ditutup muka dan badan korban, dua pelaku memukuli korban menggunakan bambu.

Baca Juga: Profil dan Biografi Prof Dr HM Rasjidi, Menag Pertama RI yang Mahir Berbagai Bahasa dan Menulis Puluhan Buku

"Adik saya udh minta ampun, ampun ampunan tapi ga ada ampun Kejadian sampe jam 11 malem," ucap Tya.

Tak terima dengan perlakuan oknum pengurus Pondok, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Halaman:

Editor: Abdul Rosid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X