Telur Ayam Disebut sebagai Penyumbang Inflasi Terbesar Selama Mei 2022, Berikut Penyebabnya!

- Sabtu, 4 Juni 2022 | 18:30 WIB
Ilustrasi Telur Ayam Disebut sebagai Penyumbang Inflasi Terbesar Selama Mei 2022, Berikut Penyebabnya! (PIXABAY/Pexels)
Ilustrasi Telur Ayam Disebut sebagai Penyumbang Inflasi Terbesar Selama Mei 2022, Berikut Penyebabnya! (PIXABAY/Pexels)



TIPOLOGI.COM - Telur ayam ras disebut menjadi penyebab inflasi selama bulan Mei 2022.

Menurut data, telur ayam menyumbangkan 0,05 persen selama bulan Mei 2022.

Kepala BPS sebutkan ternyata ini penyebab telur ayam menjadi penyumbang inflasi selama bulan Mei 2022.

Baca Juga: Lowongan Kerja PT TJB Power Services Juni 2022, Posisi Material Handling Operator dan Electrical Technician

Seperti dikutip dari PikiranRakyat.com berjudul "Telur Ayam Ras Penyumbang Inflasi Terbesar Sektor Pangan Selama Mei 2022, BPS Ungkap Penyebabnya" pada Sabtu, 4 Juni 2022.

Hal ini dinyatakan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono yang menyebutkan bahwa komoditas telur ayam ras, ikan segar, dan bawang merah merupakan pemicu terjadinya inflasi mencapai 0,4 persen.

Ketiga bahan pangan itu menjadi masuk ke dalam kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang memberi andil terbesar dari 11 kelompok pengeluaran terhadap inflasi Mei.

Baca Juga: Kemensos Jalon Kerjasama untuk Membanru Masyarakat NTT Pulih dari Badai Sejora 2021

“Penyumbang terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terhadap persentase sebesar 0,2 persen,” ujar Margo Yuwono di dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada Kamis, 2 Juni 2022.

Terutama kepada telur ayam yang menjadi penyumbang terbesar. Berdasarkan pantauan BPS di 90 kota, hal ini terjadi karena harga pakan ayam yang meningkat.

Selain itu, permintaan telur ayam di sejumlah daerah mengalami peningkatan, terutama karena adanya pertambahan harga telur ayam ras di berbagai kota yang ada.

Baca Juga: Catat! Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Kloter Pertama

Menyusul inflasi harga telur, harga ikan segar juga memiliki andil cukup besar di angka 0,04 persen. Hal ini diakibatkan oleh cuaca buruk yang melanda berbagai daerah perairan di Indonesia.

Akibatnya para pelayan tidak bisa melaut dan hanya mendapatkan hasil tangkapan ikan yang terbatas.

Sama seperti inflasi ikan segar, bawang merah juga memiliki angka inflasi yang sama di angka 0,04 persen. Menurut BPS, hal ini disebabkan sedikitnya pasokan bawang merah dari daerah sentra produksi dan belum pulihnya distribusi pasca-Lebaran.

Baca Juga: Eril Dinyatakan Meninggal Dunia, Pencarian Tetap Dilanjutkan hingga Ditemukan!

Tidak berhenti di pangan, sektor transportasi pada bulan Mei 2022 juga menyumbangkan inflasi yang cukup besar, yakni mencapai angka 0,8 persen.

Kelompok pengeluaran transportasi disebutkan mengalami inflasi sebesar 0,65 persen pada bulan Mei 2022. Salah satu penyebabnya adalah angkutan udara yang mengalami kenaikan tarif sebesar 0,07 persen.

“Kenaikan tarif angkutan udara terjadi karena tingginya permintaan menjelang arus mudik Lebaran serta arus balik usai Lebaran,” kata Margo menerangkan.

Baca Juga: Dekat dengan Anies Baswedan, Zulkifli Hasan Dipastikan Hadir ke Formula E

Sebaliknya untuk pakaian dan alas kaki, justru terjadi penurunan andil inflasi menjadi minus -0,01 persen pada bulan Mei 2022.

Pakaian dan alas kaki mengalami inflasi -0,20 persen. Mengurangi total inflasi tahun 2022 menjadi 0,48 persen***(Raider Satria Paulus/PikiranRakyat.com) 

Editor: Ba Tanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X